Kaltara

Jamin Keselamatan Pemudik, Dishub Lakukan Ramp Check Angkutan Umum

TANJUNG
SELOR – Untuk menjamin kelancaran dan keselamatan para pengguna angkutan umum jelang
arus mudik dan balik lebaran Idulfitri 1440 Hijriah, Pemprov Kaltara melalui Dinas
Perhubungan (Dishub), melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check terhadap
seluruh kendaraan umum yang akan digunakan untuk transportasi lebaran.

Kegiatan inspeksi
keselamatan terhadap angkutan penumpang dilaksanakan di dua tempat, yakni di
Bulungan dan Kota Tarakan. “Untuk angkutan darat ramp check kita lakukan kepada Bus Damri di PKB Bulungan. Sementara
ramp check angkutan perairan, Speedboat
dilaksanakan di Pelabuhan Tengkayu Tarakan,” ujar Taupan Madjid, Kepala Dishub
Kaltara.

Dengan
melibatkan petugas atau penguji dari Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota,
pengecekan secara menyeluruh dilakukan terhadap seluruh kendaraan. Selanjutnya,
setiap angkutan umum yang sudah diinspeksi, dan telah dinyatakan layak jalan
akan ditempel stiker layak jalan. “Kalau yang belum ada stikernya, berarti
belum layak jalan karena belum diinspeksi,” lanjut Taupan.

Taupan
menjelaskan, pelaksanaan inspeksi keselamatan terhadap angkutan umum ini,
dilakukan atas dasar pada Surat Edaran (SE) Dirjen Perhubungan Darat No.
AJ.201/2/2DRJD/2019, perihal Pelaksanaan Inspeksi Keselamatan (Rampcheck) dalam
rangka persiapan angkutan lebaran tahun 2019.

“Berdasarkan
SE ini lah maka kita gelar inspkesi. Bekerjasama dengan Dirlantas Polda
Kaltara, Dishub Kabupaten Bulungan, dan PT Jasa Rahaja (Persero) kita lakukan
inspeksi kepada 6 Bus Damri yang beroperasi di Kaltara,” ungkapnya.

Selain
angkutan darat, persiapan jelang lebaran juga dilakukan pada jalur perairan.
Ramp Check dilakukan kepada kiranya kepada 60 speedboat reguler yang beroperasi
di wilayah Kaltara. Ramp Check terpusat di Tarakan sebab semua speedboat yang
ada di Kaltara berlabuh di Tarakan.

Dalam
prosesnya, imbuh Taupan, banyak komponen kendaraan yang diperiksa. Salah
satunya dokumen serta alat keselamtan yang ada di dalam speedboat. Seperti, lifejacket,
alat komunikasi, dan alat pemadam api atau apar.

“Kita juga
melakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk tes urine bagi para motoris dan  ABK. Bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional
Provinsi (BNNP) Kaltara kita lakukan pemeriksaan kepada 60 motoris dan 40 Anak
Buah Kapal atau ABK. Jika dalam pemeriksaan motoris terbukti menggunakan
narkoba, akan kita beri sanksi tegas. Dengan tidak diizinkannya untuk
berlayar,” tutupnya. (humas)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close